PancaNews
Daerah

Semeru Kembali Menggeliat! Tiga Kali Erupsi Pagi Ini, Awan Panas Terjang Besuk Kobokan

PancaNewsIndonesia
45
×

Semeru Kembali Menggeliat! Tiga Kali Erupsi Pagi Ini, Awan Panas Terjang Besuk Kobokan

Sebarkan artikel ini

LUMAJANG, PANCA News – Gunung Semeru yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, Jawa Timur, kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik yang signifikan pada Sabtu (18/7/2026). Gunung api tertinggi di Pulau Jawa tersebut tercatat mengalami tiga kali erupsi dalam rentang waktu pagi hari.

Erupsi kedua menjadi yang paling mencolok. Peristiwa yang terjadi pada pukul 06.21 WIB itu disertai luncuran awan panas guguran yang meluncur sejauh sekitar 3,5 kilometer ke arah Besuk Kobokan.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Mukdas Sofian, mengungkapkan bahwa tinggi kolom letusan pada erupsi kedua teramati mencapai sekitar 1.000 meter di atas puncak, atau sekitar 4.676 meter di atas permukaan laut.

“Erupsi Gunung Semeru disertai awan panas guguran dengan jarak luncur sekitar 3,5 kilometer ke arah Besuk Kobokan,” ujar Mukdas saat dikonfirmasi, Sabtu (18/7/2026).

Berdasarkan data seismograf, letusan tersebut memiliki amplitudo maksimum 22 mm dengan durasi 6 menit 35 detik. Kolom abu vulkanik berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal terpantau bergerak condong ke arah timur laut, tenggara, dan selatan.

Sebelumnya, Gunung Semeru juga mengalami erupsi pada pukul 05.24 WIB dengan tinggi kolom abu sekitar 500 meter di atas puncak. Aktivitas vulkanik kemudian berlanjut dengan erupsi ketiga pada pukul 09.09 WIB, yang kembali menghasilkan kolom letusan setinggi sekitar 1.000 meter di atas puncak.

Status Siaga, Warga Diminta Tetap Waspada

Saat ini, status aktivitas Gunung Semeru masih berada pada Level III (Siaga). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan sejumlah rekomendasi kepada masyarakat demi menghindari potensi bahaya.

– Zona Terlarang: Masyarakat dilarang melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara sepanjang aliran Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari pusat erupsi.

– Jarak Aman Sungai: Di luar radius tersebut, masyarakat juga diimbau tidak beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang aliran Besuk Kobokan karena berpotensi terdampak perluasan awan panas dan aliran lahar hingga sejauh 17 kilometer dari puncak.

– Radius Kawah: Masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru karena berisiko terkena lontaran batu pijar.

Pihak berwenang juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi awan panas, guguran lava, serta ancaman lahar di sepanjang sungai dan lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru, khususnya di aliran Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.

Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi resmi dari PVMBG dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

Pantau terus informasi terkini melalui kanal resmi Panca News. Kami berkomitmen menyajikan berita yang akurat,dan terpercaya.

Wartawan : Saud Maruntung Marbun

Putih-Merah-Muda-Minimalis-Banner-Promosi-Self-Service-Laundry-20251128-154302-0000

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *