PancaNews
Nasional

HARI PERTAMA MPLS MENCEKAM! SDN Srengseng Sawah 15 Jagakarsa Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan

PancaNewsIndonesia
51
×

HARI PERTAMA MPLS MENCEKAM! SDN Srengseng Sawah 15 Jagakarsa Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, Pancanews.com — Hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang seharusnya dipenuhi keceriaan berubah menjadi ketegangan massal. SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, mendadak diguncang ancaman teror bom pada Senin (13/7) pagi.

​Pihak kepolisian bergerak cepat mengamankan lokasi, mengevakuasi ratusan siswa, dan mengerahkan tim ahli untuk menyisir setiap sudut bangunan sekolah.

Kronologi Teror di Tengah Upacara

​Ancaman menegangkan ini masuk justru saat para siswa dan guru sedang khidmat melaksanakan upacara bendera. Pelaku mengirimkan pesan bernada teror tersebut melalui aplikasi WhatsApp, yang ditujukan langsung ke nomor pribadi (japri) guru kelas satu dan petugas Tata Usaha (TU) sekolah.

​Begitu upacara selesai dan pesan maut tersebut dibaca, pihak sekolah langsung dilanda kepanikan dan segera menghubungi aparat kepolisian.

“Laporannya masuk pukul 07.30 WIB. Memang saat WA itu dikirim, posisi orang-orang sedang upacara. Setelah upacara baru membaca WA tersebut. Kami langsung bergerak ke lokasi bersama Camat dan Lurah,” ujar Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi, saat dikonfirmasi Senin (13/7).

Siswa Dievakuasi, Tim Gegana & Densus 88 Sterilisasi Lokasi

​Demi mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dan menjaga keselamatan jiwa, pihak kepolisian bersama pihak sekolah langsung mengambil tindakan tegas dengan mengevakuasi seluruh siswa dan guru keluar dari area gedung sekolah.

​Tidak main-main, Korps Brimob Tim Gegana serta Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan sterilisasi dan pengecekan menyeluruh.

​Hingga berita ini diturunkan, Kompol Nurma Dewi menegaskan bahwa hasil penyisiran awal menunjukkan hasil yang aman, namun petugas tidak mau kecolongan dan tetap melakukan pemeriksaan lanjutan secara mendalam.

​”Ini sudah dicek oleh Gegana dan Densus 88. Hasil sementara nihil, tapi petugas masih terus menyisir area sekolah secara seksama,” pungkas Nurma.

​Situasi di sekitar lokasi saat ini dalam pengamanan ketat aparat gabungan, sementara polisi tengah melacak identitas dan motif di balik pengirim pesan teror yang telah meresahkan dunia pendidikan di hari pertama sekolah ini.

Reporter: Aprilina Elvira Nunuhitu

Media Panca News Selalu Memberikan Informasi Akurat Dan Terpercaya.

Putih-Merah-Muda-Minimalis-Banner-Promosi-Self-Service-Laundry-20251128-154302-0000

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *