PancaNews
Metropolitan

Kisah Bang Soleh dan Warteg 76 Bahari: 25 Tahun Bertahan di Kemanggisan dengan Rasa dan Harga yang Tetap

PancaNewsIndonesia
136
×

Kisah Bang Soleh dan Warteg 76 Bahari: 25 Tahun Bertahan di Kemanggisan dengan Rasa dan Harga yang Tetap

Sebarkan artikel ini

Pancanews.com/JAKARTA – Di tengah persaingan kuliner yang semakin ketat di kawasan Jalan Haji Senin, belakang Kampus BINUS Kemanggisan, Jakarta Barat, satu warung tegal tetap berdiri kokoh dan menjadi andalan warga sekitar. Warteg 76 Bahari, yang dikelola oleh Bang Soleh, telah menapaki perjalanan selama 25 tahun.

Perjalanan ini tentu tidak selalu mulus. Bang Soleh telah melewati berbagai pasang surut dalam mengelola usahanya. Namun, konsistensi dalam menjaga kualitas serta dukungan dari para pelanggan menjadi alasan utama warung ini tetap eksis hingga saat ini.

Warteg 76 Bahari melayani siapa saja — mulai dari ibu rumah tangga, mahasiswa, buruh bangunan, pekerja konveksi, pengemudi ojek online, hingga karyawan kantoran. Mereka datang bukan sekadar untuk mengisi perut, melainkan karena telah percaya dan terbiasa dengan cita rasa yang terjaga.

Di tengah menjamurnya tempat makan kekinian, Bang Soleh tetap berpegang pada prinsip sederhana yang menjadi kunci kesuksesannya.

“Rasa dan harga harus tetap dipertahankan,” ujarnya.

Bagi Bang Soleh, menjaga kualitas rasa dan menetapkan harga yang terjangkau adalah fondasi utama usahanya. Saat harga bahan pokok terus berfluktuasi dan cenderung naik, ia berupaya semampunya agar harga makanan tetap ekonomis dan ramah di kantong. Inilah yang membuat Warteg 76 Bahari selalu dirindukan, terutama oleh mahasiswa dan pekerja harian.

Selain rasa dan harga, Bang Soleh juga memegang teguh prinsip bahwa pelanggan adalah prioritas. Hal itu tercermin dalam setiap pelayanannya sehari-hari. Hubungan yang terjalin pun bukan lagi sekadar jual beli, melainkan ikatan kekeluargaan. Pelanggan lama selalu kembali, dan pelanggan baru pun sering kali akhirnya menjadi pelanggan tetap.

Kini, Warteg 76 Bahari bukan sekadar tempat makan. Di balik kesederhanaan meja dan kursinya, tempat ini telah menjadi bagian dari keseharian masyarakat sekitar Jalan Haji Senin. Di sinilah berbagai orang dari beragam latar belakang berkumpul dengan satu tujuan yang sama: menikmati makanan yang enak, mengenyangkan, dan terjangkau.

Kisah 25 tahun Bang Soleh adalah bukti bahwa mempertahankan usaha kecil membutuhkan ketekunan, konsistensi menjaga kualitas, serta kepekaan terhadap apa yang dibutuhkan pelanggan.

Di tengah gempuran kuliner modern, Warteg 76 Bahari membuktikan bahwa resep sederhana menjaga rasa, menjaga harga, dan melayani dengan tulus sudah cukup untuk membuatnya bertahan hingga seperempat abad.

Wartawan: M. Ihsan – Jakarta Barat

Putih-Merah-Muda-Minimalis-Banner-Promosi-Self-Service-Laundry-20251128-154302-0000

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *