PancaNews
HukumMetropolitan

Sekretaris FKUB Tangerang Alami Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil di Cikupa,Dokumen hilang dan Polisi Buru Pelaku Lewat CCTV*

PancaNewsIndonesia
172
×

Sekretaris FKUB Tangerang Alami Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil di Cikupa,Dokumen hilang dan Polisi Buru Pelaku Lewat CCTV*

Sebarkan artikel ini

Pancanews.com / TANGERANG – Sekretaris Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Tangerang, Johannes NW Panjaitan, menjadi korban tindak pidana pencurian dengan modus pecah kaca mobil di kawasan Cikupa, Kabupaten Tangerang. Kejadian berlangsung pada Kamis (30/04/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.

Peristiwa bermula saat korban dalam perjalanan dari arah Cikupa menuju Pasar Kemis. Di tengah jalan, korban sempat diberitahu oleh orang tidak dikenal bahwa ban mobilnya kempes. Setelah mengganti ban di Jalan Raya Otonom, korban kemudian singgah di area SPBU Pasir Gadung, dekat Pos Polisi Cikupamas.

Saat berada di lokasi, korban mendapati ban kiri belakang kembali kempes. Setelah selesai menambal ban dan hendak melanjutkan perjalanan, korban terkejut karena menemukan kaca mobil bagian kanan belakang telah dipecahkan.

“Yang dipecah itu kaca sebelah kanan belakang sopir. Karena posisinya menempel tembok, awalnya tidak terlihat,” ujar Johannes NW.

Akibat perbuatan pelaku, sejumlah barang raib dibawa kabur. Tidak ada uang tunai yang hilang, namun korban kehilangan 16 botol madu dagangan senilai Rp 1,6 juta.

Kerugian terbesar dirasakan karena hilangnya tas berisi dokumen organisasi dan satu set kunci. Tas laptop kulit beserta isinya tersebut diperkirakan bernilai sekitar Rp 1,5 juta.

“Kalau kerugian uang tidak ada, karena memang tidak ada uang di dalam tas. Yang paling penting bagi saya adalah dokumen yang berada di dalam tas itu karena berkaitan dengan administrasi organisasi,” jelasnya.

Laporan Resmi dan Penanganan Polisi

Korban telah melaporkan kejadian ini ke Polsek Cikupa. Berdasarkan Surat Keterangan Tanda Lapor Kehilangan (SKTLK) nomor: SKTLK/1569/YAN.2.4.1/IV/2026/SEK.CKP/SIAGA SPKT, laporan diterima pada hari yang sama sekitar pukul 22.00 WIB.

Johannes mengapresiasi respon pihak kepolisian yang dinilai cepat dan tanggap. Saat ini, penyidik telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan akan meminta rekaman CCTV dari pihak SPBU untuk melacak identitas pelaku.

“Puji Tuhan, respons Polsek Cikupa bagus. Mereka cepat dan langsung menindaklanjuti. Penyidik juga sudah ke TKP dan akan meminta rekaman CCTV dari pihak SPBU,” katanya.

Imbauan Keamanan

Melalui peristiwa ini, Johannes mengimbau masyarakat agar semakin waspada terhadap modus kejahatan jalanan. Ia menegaskan agar pengendara tidak langsung percaya begitu saja jika ada orang tidak dikenal yang memberitahu ban kendaraannya bocor atau kempes, karena bisa jadi itu adalah modus untuk menjebak korban.

“Kalau ada yang bilang ‘Pak, ban bocor’, itu perlu diwaspadai. Bisa saja itu bagian dari modus kejahatan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya keamanan, terutama bagi masyarakat yang membawa uang dalam jumlah besar.

“Kalau membawa uang dalam jumlah besar, tidak ada salahnya meminta bantuan pengawalan dari petugas kepolisian. Itu jauh lebih aman,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, proses penyelidikan masih terus dilakukan oleh pihak kepolisian untuk menangkap pelaku dan mengungkap kasus ini. Korban berharap dokumen-dokumen penting yang hilang dapat segera ditemukan.

Reporter : Saud. M. Marbun

Putih-Merah-Muda-Minimalis-Banner-Promosi-Self-Service-Laundry-20251128-154302-0000

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *