Pancanews.com /Jakarta-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprakirakan cuaca di sebagian wilayah DKI Jakarta hujan ringan pada Senin (12/1) pagi hingga malam.
BMKG melalui laman resminya merinci, wilayah DKI Jakarta pada pagi hari mulai dari Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Kepulauan Seribu diperkirakan hujan ringan hingga petir.
Memasuki siang hari, wilayah Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, dan Kepulauan Seribu diperkirakan hujan ringan. Sedangkan Jakarta Timur diperkirakan berawan tebal.
Kemudian, pada sore hingga malam hari Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu diperkirakan hujan ringan dan berawan.
Suhu udara pada hari ini di Jakarta pagi hari diperkirakan berada pada kisaran minimum 23 derajat hingga 26 derajat Celsius, lalu memasuki siang hari suhu udara mencapai 26 derajat hingga 28 Celsius, sedangkan malam hari mencapai 25 sampai 26 derajat Celcius.
BMKG menetapkan status waspada hujan sedang hingga lebat untuk sejumlah wilayah berikut:
Wilayah Waspada Hujan Sedang–Lebat:
Jakarta Utara
Jakarta Pusat
Jakarta Barat
Jakarta Timur
Jakarta Selatan
Kepulauan Seribu
Kabupaten Bekasi
Kota Bekasi
Kabupaten Bogor
Kota Bogor
Kota Depok
Selain hujan lebat, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini angin kencang yang berpotensi terjadi hingga esok hari. Angin kencang diperkirakan dapat memicu pohon tumbang, gangguan jaringan listrik, hingga risiko kecelakaan di wilayah perkotaan yang padat.
Wilayah Peringatan Dini Angin Kencang:
Kota Tangerang
Kota Tangerang Selatan
Kabupaten Tangerang
Jakarta Utara
Jakarta Pusat
Jakarta Barat
Jakarta Timur
Jakarta Selatan
Kepulauan Seribu
BMKG mengingatkan bahwa wilayah-wilayah tersebut berpotensi terdampak bencana seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, hingga pohon tumbang akibat kombinasi hujan lebat dan angin kencang. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama yang tinggal di daerah rawan genangan, bantaran sungai, dan wilayah dengan kontur tanah labil.
Dalam keterangannya, BMKG juga menyoroti bahwa periode Januari hingga Maret merupakan masa yang rawan bencana hidrometeorologi. Hal ini seiring dengan masih berlangsungnya fase akhir La Nina lemah yang berkontribusi pada peningkatan curah hujan di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Jakarta dan sekitarnya.Red(008)













