PancaNews
Politik

Tinjau Langsung Karhutla di Pontianak, Presiden Prabowo: “Saya Datang Lihat Keadaan Nyata”

PancaNewsIndonesia
76
×

Tinjau Langsung Karhutla di Pontianak, Presiden Prabowo: “Saya Datang Lihat Keadaan Nyata”

Sebarkan artikel ini
PONTIANAK, PANCANEWS.COM – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto turun langsung memimpin rapat terbatas (ratas) terkait percepatan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ratas tersebut digelar di Posko Satuan Tugas Udara Landasan Udara Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat, pada Sabtu (22/8/2026).
​Kehadiran Kepala Negara di Pulau Borneo ini bertujuan untuk memastikan langsung kondisi di lapangan serta mengevaluasi langkah mitigasi bencana yang dilakukan oleh satuan tugas gabungan.
“Saya datang untuk melihat keadaan setempat yang nyata. Sekarang saya minta siapa bisa kasih saya presentasi tentang situasi,” tegas Presiden Prabowo saat membuka rapat, sebagaimana disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden.
​Rapat strategis ini dihadiri oleh jajaran menteri dan pimpinan lembaga. Tampak hadir Mensesneg Prasetyo Hadi, Mendagri Tito Karnavian, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, hingga Kepala BIN Muhammad Herindra.
​Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya melaporkan, rapat tersebut juga diikuti oleh sepuluh pimpinan pemerintah daerah setempat, perwakilan BNPB, BMKG, Basarnas, serta jajaran Kapolda dan Pangdam.
Ratusan Titik Panas Mengepung Kalbar
​Dalam laporannya di hadapan Presiden, Tenaga Ahli Kepala BNPB Asrianus Bulo—yang mewakili Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto—mengungkapkan tingginya ancaman karhutla di wilayah tersebut. BNPB mendeteksi 198 titik panas (hotspot) dengan tingkat kepercayaan tinggi di Kalimantan Barat dalam 24 jam terakhir.
“Ini artinya dengan tingkat kepercayaan tinggi ada titik api dan asap yang terjadi di wilayah Kalimantan Barat,” jelas Bulo.
​Selain itu, satelit juga mendeteksi 3.100 titik panas dengan tingkat kepercayaan menengah berupa kepulan asap, dan 406 hotspot dengan tingkat kepercayaan rendah. Sebaran titik panas ini didominasi di wilayah selatan seperti Kabupaten Ketapang, Kubu Raya, dan Kayong Utara, serta di wilayah timur yakni Kabupaten Sanggau, Sintang, dan Sambas.
Siaran Terputus Saat Bahas Modifikasi Cuaca
​Berdasarkan pantauan Pancanews.com, terdapat insiden di mana siaran langsung ratas di YouTube Sekretariat Presiden tiba-tiba dimatikan. Hal ini terjadi tepat ketika Asrianus Bulo memaparkan progres Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).
​Ia menyebut OMC telah dilakukan pada 11–18 Agustus 2026 dan sempat dihentikan karena ketiadaan potensi awan. “Kemudian kami sudah rapat dengan BMKG bahwa potensi awan akan terjadi pada tanggal 23…” ujar Bulo sesaat sebelum siaran terputus. Ratas kemudian dilanjutkan secara tertutup.
Strategi Penugasan Khusus Jenderal TNI-Polri
​Untuk mempercepat pemadaman, sehari sebelumnya (21/8/2026), Presiden Prabowo telah menginstruksikan pembagian tugas khusus bagi pucuk pimpinan TNI dan Polri untuk turun serentak di empat provinsi terdampak karhutla.
​Panglima TNI dan Kapolri diinstruksikan memimpin langsung penanganan di Kalimantan Barat. Di Kalimantan Tengah, komando dipegang oleh KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak dan Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo.
​Sementara di Kalimantan Selatan, tugas dipimpin KSAL Laksamana Muhammad Ali dan Astamaops Polri Komjen Muhammad Fadil Imran. Adapun di Kalimantan Timur, penanganan diserahkan kepada Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita dan Dankorbrimob Polri Komjen Ramdani Hidayat.
“Presiden menginstruksikan agar penanganan dilakukan secepat dan seoptimal mungkin agar masyarakat dapat beraktivitas normal kembali. Beliau juga meminta setiap pelanggaran hukum (pembakaran lahan) ditindak secara tegas,” kata Seskab Teddy Indra Wijaya memungkas.
Reporter : Aprilina Elvira Nunuhitu
​Editor: Redaksi PancaNews
Media Panca News Selalu Memberikan Informasi Akurat Dan Terpercaya
Putih-Merah-Muda-Minimalis-Banner-Promosi-Self-Service-Laundry-20251128-154302-0000

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *