SERANG, Media Panca News – Gubernur Banten, Andra Soni, menekankan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi utama pembangunan bangsa dalam peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 tingkat Provinsi Banten, Senin (29/6/2026).
Upacara yang digelar di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Banten ini diikuti oleh 1.300 peserta yang terdiri dari jajaran perangkat daerah, instansi vertikal, mitra kerja Kemendukbangga/BKKBN, akademisi, hingga perwakilan dunia usaha.

Dalam amanatnya, Andra Soni menegaskan bahwa target Indonesia Emas 2045 tidak bisa tercapai tanpa kualitas sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Menurutnya, proses pencetakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter harus dimulai dari unit terkecil, yakni keluarga.
“Pembangunan keluarga adalah investasi jangka panjang. Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, hingga masyarakat sangat krusial agar pembangunan keluarga berjalan berkelanjutan,” ujar Andra Soni.
Transformasi Program Bangga Kencana
Senada dengan Gubernur, pihak Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan Banten terus menggenjot transformasi program Bangga Kencana. Fokus utamanya mencakup percepatan penurunan stunting, pendampingan keluarga berisiko, hingga optimalisasi program pemberdayaan ekonomi keluarga melalui UPPKA.

Salah satu inovasi yang disorot adalah pengembangan Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) sebagai solusi pengasuhan bagi keluarga pekerja di kawasan industri.
Apresiasi bagi Mitra Strategis
Dalam momentum tersebut, Pemerintah Provinsi Banten memberikan penghargaan kepada sejumlah pihak atas kontribusinya, di antaranya:
TAMASYA TPA Buah Hati Kita (Kota Cilegon): Kategori Terbaik di Kawasan Industri.
TAMASYA Anak Pelangi Daycare (Kabupaten Pandeglang): Kategori Gerakan Asri.
PT PLN Indonesia Power UBP Suralaya: Perusahaan Terbaik Pendamping Program TAMASYA.
PT Krakatau Posco: Perusahaan Terbaik dalam Inisiasi TAMASYA melalui Rumah Impian Anak.
Selain pemberian penghargaan, Pemprov Banten juga menyalurkan bantuan bedah rumah bagi warga di Kabupaten Lebak serta bantuan nutrisi secara simbolis kepada 50 Keluarga Risiko Stunting (KRS) sebagai langkah konkret percepatan penurunan angka stunting di wilayah Banten.

“Melalui peringatan Harganas ke-33 ini, kami mengajak seluruh masyarakat menjadikan keluarga sebagai sekolah pertama dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan. Dengan gotong royong, kita wujudkan generasi emas yang berdaya saing,” tutupnya.
Wartawan: Okcian Robby
Media Panca News – Akurat dan Terpercaya.



